Postingan

Menampilkan postingan dengan label Economics

Enterprise Risk Management (Ringkasan)

Gambar
Enterprise Risk Management (ERM): “suatu proses yang berpengaruh pada sebuah entitas, jajaran direksi, pihak manajemen, dan personel lain yang diaplikasikan pada penetapan strategy perusahaan, didisain untuk mengidentifikasi kejadian yang potensial yang dapat berpengaruh pada entitas, dan mengelola risiko yang dapat diterima, dan memberikan jaminan keamanan yang beralasan dalam rangka mencapai tujuan perusahaan” Source:  COSO Enterprise Risk Management – Integrated Framework.  2004. COSO.

Pengukuran Kinerja Menggunakan Balanced Scorecard pada Instansi Pemerintah

Gambar
Tujuan utama dari sebuah entitas atau organisasi adalah kelangsungan hidup atau going concern, sehingga pengukuran kinerja menjadi penting apakah organisasi sudah berjalan sebagaimana mestinya. Kinerja merupakan hasil pelaksanaan suatu pekerjaan baik bersifat fisik ataupun material dan non fisik atau non material (Cantika, 2005:114). Pada beberapa tahun terakhir, disadari bahwa ukuran kinerja keuangan (traditional financial measures) yang digunakan oleh instansi untuk mengukur kinerja tidak lagi memadai, karena ukuran kinerja keuangan mengandalkan informasi yang dihasilkan dari sistem akuntansi berfokus keuangan mengakibatkan organisasi lebih memfokuskan pada perwujudan kinerja jangka pendek.

Manajemen Risiko Pemerintah (Pengantar)

Gambar
Adanya tuntutan transparansi dari sektor publik dan peningkatan kinerja dengan tenaga terbatas, risiko yang dihadapi instansi pemerintah akan semakin bertambah dan meningkat. Oleh karenanya, pemahaman terhadap risiko dibutuhkan untuk dapat menentukan prioritas strategi dan program dalam pencapaian tujuan organisasi. Risiko dapat dikurangi atau dihilangkan melalui manajemen risiko. Peran dari manajemen risiko diharapkan dapat mengantisipasi lingkungan cepat berubah, mengembangkan corporate governance, mengoptimalkan penyusunan strategik manajemen, mengamankan sumber daya dan aset yang dimilki pemerintah.

Pengawasan Intern Pemerintah

Gambar
Loha, eh halo temans sekalians. Kali ini kita bincang s(ed)ikit soal pemerentahan nih. Audit intern pemerintah cenderung menggunakan istilah pengawasan, maka bahasanya bukan audit, tapi sesuai judul diatas yakni ‘pengawasan’ yang bahasa inggrisnya itu supervision dengan pelaku disebut sebagai supervisor (bisa juga controlling/controller ). Berarti pengawas intern pemerintah seharusnya bukan disebut auditor, dan yang pantas disebut auditor adalah para auditor eksternal –dalam hal ini auditor BPK-, karena mereka tidak mengawasi, tapi memeriksa dengan pelaku disebut pemeriksa (auditor). Itu sekelumit intermezo aja soal penggunaan kata yang pas. Ngga usah diambil hati. Hehe Oke, kita bahas mengenai pengawasan intern pemerintah atau audit intern pemerintah, tanpa harus memperdebatkan perbedaan kata pengawasan dan audit seperti diatas. Internal audit merupakan aktivitas pengungkapan dan penilaian yang dilaksanakan di dalam entitas untuk menguji dan mengevaluasi sistem pengendalian...

e-Procurement (Sebuah Pengantar)

Gambar
Sedikit kita bahas salah satu agenda transparansi pelaksanaan anggaran pemerintah tentang pengadaan barang dan jasa, yakni e-Procurement . Pembenahan di bidang pengadaan diawali melalui terbitnya Keppres 80 Tahun 2003 tentang Pedoman Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah yang meliputi pembenahan aspek peraturan perundang-undangan, pemberian pedoman-pedoman berupa model dokumen pengadaan sampai pada penafsiran peraturan. Instruksi Presiden No. 17 Tahun 2011 Tentang Aksi Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi Tahun 2012 menyebutkan bahwa dalam APBN/APBD tahun 2012, sekurang-kurangnya 75% dari seluruh belanja K/L dan 40% belanja Pemda (Prov, Kab, Kota) yang dipergunakan untuk pengadaan barang/jasa wajib menggunakan e-Procurement , baik melalui LPSE sendiri atau LPSE terdekat. Instruksi presiden ini mempertegas implementasi ketentuan pasal 131 Perpres 54 tahun 2010, bahwa K/L/Pemda wajib melaksanakan pengadaan barang/jasa secara elektronik untuk sebagian/seluruh paket-paket pekerjaan pada ta...

Peran Auditing

Gambar
Setiap entitas, baik dalam bentuk organisasi, perusahaan, maupun kelembagaan pemerintah, pasti melakukan berbagai aktivitas yang menandakan bahwa entitas tersebut hidup layaknya manusia. Aktivitas tersebut dapat berupa transaksi keuangan, interaksi, pelaksanaan program kerja, dan lain sebagainya baik rutinitas maupun insidental. Layaknya juga manusia, entitas juga tidak serta merta melakukan aktivitas secara sporadis, maka dibutuhkanlah fungsi-fungsi organisasi yakni perencanaan, (planning) , pengorganisasian (organizing) , penggerakan (actuating) dan pengawasan (controlling) . Dalam konteks tersebut, salah satu faktor terpenting adalah fungsi pengawasan, yakni instropeksi dan evaluasi atas aktivitas dilalui, bahkan ketika aktivitas sedang dilaksanakan. Salah satu bagian dari fungsi pengawasan yang sangat  signifikan yaitu auditing (pemeriksaan). Auditing juga banyak yang menyebut sebagai implementasi dari fungsi pengawasan tersebut. Auditing ...

Keuntungan tak layak setiap pekerjaan

Gambar
Kita sering diperlakukan dengan tidak semestinya namun hal tersebut dianggap normatif "ah itu sih sudah biasa", dan biasanya dibentuk oleh kebutuhan dan situasi yang mendukung. Ada istilah rahasia umum, asal bapak senang, demi kelancaran atau apapun yang mungkin bisa berkembang. Saat saya melanggar peraturan lalu lintas sampai hampir mendapatkan surat tilang & akhirnya digagalkan hanya dengan membayar dua puluh lima ribu rupiah, atau saat mengurus perpanjangan STNK (surat tanda nomor kendaraan), hanya dengan uang saya bisa mempercepat daftar antrian. Hal tersebut merupakan contoh keuntungan tak layak yang melekat pada pekerjaan tersebut. Bagi saya itu hanya contoh yang menyentuh wilayah publik secara umum, padahal pekerjaan apapun memiliki peluang yang sama untuk mengambil keuntungan tak layak tersebut. Seperti seorang dosen dengan kurangnya kapasitas keilmuan mensiasati dengan cara memberikan tugas makalah & presentasi dari awal masuk kuliah sampai a...

Pengaruh Publikasi Laporan Arus Kas Terhadap Volume Perdagangan Saham

Gambar
Prolog Pasar modal merupakan media yang sangat efektif untuk dapat menyalurkan dan menginvestasikan dana yang berdampak produktif dan menguntungkan bagi investor. Fungsi pasar modal antara lain adalah menjaga kontinuitas pasar dan menciptakan harga efek yang wajar melalui mekanisme permintaan dan penawaran (Siamat, 2004: 249). Informasi yang relevan dapat dijadikan salah satu bahan pertimbangan untuk melakukan investasi bagi investor. Adanya suatu informasi baru akan membentuk kepercayaan baru dikalangan investor (Hastuti & Sudibyo: 1998, 240). {vsig}food{/vsig} Kebutuhan informasi bagi investor, kreditor dan pemakai eksternal yang lain salah satunya bisa didapatkan dari laporan keuangan. Laporan keuangan merupakan alat komunikasi bisnis yang dapat memberikan informasi tentang kondisi keuangan berupa posisi keuangan pada suatu waktu atau pada periode tertentu. Dengan demikian akuntansi dapat dipahami sebagai penghubung antara kegiatan ekonomi perusahaan dengan pe...

Signalling Theory dalam Pasar Modal

Gambar
Informasi merupakan unsur penting bagi investor dan pelaku bisnis karena informasi pada hakekatnya menyajikan keterangan, catatan atau gambaran baik untuk keadaan masa lalu, saat ini maupun keadaan masa yang akan datang bagi kelangsungan hidup suatu perusahaan dan bagaimana pasaran efeknya. Informasi yang lengkap, relevan, akurat dan tepat waktu sangat diperlukan oleh investor di pasar modal sebagai alat analisis untuk mengambil keputusan investasi. Menurut Jogiyanto (2000: 392), informasi yang dipublikasikan sebagai suatu pengumuman akan memberikan signal bagi investor dalam pengambilan keputusan investasi. Jika pengumuman tersebut mengandung nilai positif, maka diharapkan pasar akan bereaksi pada waktu pengumuman tersebut diterima oleh pasar. Reaksi pasar ditunjukkan dengan adanya perubahan volume perdagangan saham. Pada waktu informasi diumumkan dan semua pelaku pasar sudah menerima informasi tersebut, pelaku pasar terlebih dahulu menginterpretasikan dan menganalisi...

Laporan Arus Kas

Gambar
Aktivitas perusahaan yang berkaitan dengan pengeluaran kas seperti pembelanjaan perusahaan, pembelian aktiva tetap, pembiayaan ekspansi perusahaan serta pengeluaran kas lainnya dan yang berkaitan dengan penerimaan kas dari penjualan dan pendapatan lainnya tidak dapat dijelaskan melalui neraca dan laporan laba rugi, melainkan dalam laporan arus kas. Laporan arus kas melaporkan penerimaan kas, pengeluaran kas, dan perubahan bersih kas, baik yang berasal dari aktivitas operasi, investasi maupun pendanaan (Pratowo D. & Juliaty, 2002: 29) Beberapa definisi yang terkait dengan kas PSAK No. 2 (2002: 2.2) didefinisikan sebagai berikut: Kas terdiri dari saldo kas (cash on hand) dan rekening giro. Setara kas (cash equivalent) adalah investasi yang sifatnya sangat liquid, berjangka pendek dan yang dengan cepat dapat dijadikan kas dalam jumlah tertentu tanpa menghadapi resiko perubahan nilai yang signifikan. Arus kas adalah arus masuk dan arus keluar kas atau setara kas. Akti...